Seleb

Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Termuda yang Masuk Songwriters Hall of Fame

Jakarta (KABARIN) - Bintang pop global Taylor Swift kembali menorehkan sejarah. Pelantun “Cruel Summer” itu resmi menjadi musisi perempuan termuda yang dilantik ke dalam Songwriters Hall of Fame (SHOF).

Mengutip laporan NME, Kamis (22/1) waktu setempat, Swift yang kini berusia 36 tahun memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Carole Bayer Sager. Musisi senior tersebut dilantik ke SHOF pada 1987 saat berusia 43 tahun.

Taylor Swift dijadwalkan menerima penghargaan bergengsi itu dalam sebuah upacara resmi yang digelar di Marriott Marquis Hotel, New York City, pada 11 Juni mendatang.

Tahun ini, Swift masuk dalam jajaran sembilan penulis lagu yang terpilih sebagai anggota Songwriters Hall of Fame. Ia bergabung dengan nama-nama besar seperti Walter Afanasieff, Terry Britten, Graham Lyle, Paul Stanley dan Gene Simmons dari KISS, Kenny Loggins, Alanis Morissette, serta Christopher “Tricky” Stewart.

Songwriters Hall of Fame mencatat sejumlah karya ikonik Taylor Swift sebagai bagian dari kontribusinya di dunia musik. Lagu-lagu seperti ‘All Too Well (10 Minute Version) (Taylor’s Version)’, ‘Blank Space’, ‘Anti-Hero’, ‘Love Story’, hingga ‘The Last Great American Dynasty’ menjadi bukti kuat pengaruhnya sebagai penulis lagu. Swift memulai debutnya lewat single ‘Tim McGraw’ pada 2006 yang masuk dalam album studio perdananya yang bertajuk Taylor Swift.

Meski menjadi musisi perempuan termuda yang masuk SHOF, Swift tercatat sebagai penulis lagu termuda kedua yang pernah dilantik ke institusi tersebut. Rekor penulis lagu termuda masih dipegang Stevie Wonder, yang dilantik pada 1983 saat berusia 33 tahun, menurut The Guardian.

Didirikan pada 1969, Songwriters Hall of Fame bertujuan memberi penghormatan kepada para penulis lagu yang karya-karyanya membentuk sejarah musik populer dunia. Berdasarkan ketentuannya, seorang penulis lagu baru memenuhi syarat untuk dilantik 20 tahun setelah perilisan komersial pertama sebuah lagu.

Ketua SHOF, Nile Rodgers, menyebut industri musik tidak akan berjalan tanpa peran besar para penulis lagu. Ia menegaskan pentingnya menghargai talenta di balik lagu-lagu ikonik lintas generasi.

“Kami sangat bangga dengan komitmen berkelanjutan untuk mengakui para komposer paling signifikan secara budaya dalam sejarah. Daftar tahun ini tidak hanya menampilkan lagu-lagu ikonik, tetapi juga merayakan persatuan lintas berbagai genre,” kata Nile Rodgers.

“Para penulis lagu ini telah memberikan dampak mendalam pada kehidupan miliaran pendengar di seluruh dunia, dan merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk menghargai kontribusi mereka,” tambahnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Songwriters Hall of Fame juga telah melantik musisi legendaris seperti Donna Summer, Michael Stipe dari R.E.M., Jeff Lynne, Mariah Carey, Pharrell Williams, hingga Yusuf/Cat Stevens.

Prestasi Swift di industri musik memang terus berlanjut. Album terbarunya, The Life Of A Showgirl (2025), mencetak rekor sebagai album pertama yang melampaui lima juta pre-save di Spotify. Album tersebut juga mengantarkan Swift meraih rekor 15 kali album nomor satu di Amerika Serikat.

Sebelumnya, pada 2024, Taylor Swift juga mencetak sejarah sebagai artis pertama yang memenangkan Grammy Album of the Year sebanyak empat kali, setelah meraih penghargaan tersebut lewat album Midnights.

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: